psat

Prof. Hasjim Djalal Pusat Studi Asia Tenggara (PSAT)

PSAT menekankan pentingnya memahami Asia Tenggara yang berada di persimpangan strategis dunia. Kawasan ini memiliki pengaruh besar terhadap politik, ekonomi, dan keamanan global.

Asia Tenggara menjadi fokus PSAT karena faktor geografis, politik, ekonomi, dan militer yang memengaruhi stabilitas Asia-Pasifik. Kawasan Laut Cina Selatan yang kaya sumber daya menjadi arena kepentingan geopolitik. Wilayah lautnya seluas 3,5 juta km², setara dengan daratan India, dan sepertiga lalu lintas perdagangan global melewati sini. PSAT mempelajari semua aspek tersebut untuk memberikan insight strategis.

Wilayah laut ini menjadi sengketa geopolitik antara negara-negara seperti Brunei, Filipina, Malaysia, Viet Nam, Tiongkok, dan Taiwan, sedangkan Indonesia tetap netral. PSAT menekankan peran independen dalam mendorong kerjasama regional dan studi ilmiah.

PSAT hadir sebagai organisasi independen yang mempelajari Asia Tenggara, membangun dialog antar masyarakat, akademisi, dan pemerintah terkait Laut Cina Selatan. Program PSAT meliputi workshop, diskusi publik, dan penelitian.

psat
psat

Melalui workshop, PSAT membentuk banyak kelompok kerja teknis (PokJa/WG) dengan partisipasi negara ASEAN, Tiongkok, dan Taiwan. Tujuan PSAT adalah membangun trust dan confident antar peserta untuk tercapainya kawasan stabil dan damai.

Workshop PSAT menekankan kolaborasi teknis non-politik, pertukaran pengalaman, serta penelitian bersama untuk mendorong stabilitas regional dan penguatan kapasitas lokal.

Visit Workshop

Struktur Organisasi PSAT

Ketua/Pembina

Duta Besar Dr. Dino Patti Djalal

Pengawas

Duta Besar Iwan Wiranataatmadja

Ketua/Pengurus

Indy Mizani Mahendra Djalal

Sekretaris

Calvin Khoe

Bendahara

Kimberly Maeveline Ruslim

Program

Alfani Puteri Pertiwi

Program and Research

Han Kyeol Kim